BRMP Pascapanen Matangkan Lima Kegiatan Strategis TA 2026
Jakarta, BBI.CO.ID-Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen) mematangkan lima kegiatan strategis untuk Tahun Anggaran 2026 melalui Seminar Proposal Kegiatan Perakitan yang digelar di Aula Lantai 2 BRMP Pascapanen, Selasa (13/1)/2026)
Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan program perakitan teknologi pascapanen yang terarah dan berdampak langsung bagi sektor pertanian.
Kepala BRMP Pascapanen, Zainal Abidin, menegaskan bahwa seluruh proposal harus sejalan dengan kebijakan nasional, khususnya Asta Cita Presiden dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Ia menekankan pentingnya dukungan data yang akurat serta penerapan inovasi, efisiensi, dan prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan perakitan.
Sebanyak lima proposal dipaparkan dalam seminar tersebut sebagai indikator kinerja BRMP Pascapanen tahun 2026. Seluruh pegawai, baik fungsional maupun teknisi, didorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan perakitan guna memperkuat kolaborasi internal dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.
"Meski dihadapkan pada penyesuaian anggaran akibat kebijakan fiskal, BRMP Pascapanen tetap menargetkan lahirnya prototipe teknologi yang berkualitas dan aplikatif," ujarnya.
Lima proposal yang diajukan meliputi perakitan instore dryer untuk benih padi, teknologi penggudangan jagung berbasis Internet of Things (IoT), optimasi pengeringan gandum menggunakan flat bed dryer, perakitan instore dryer untuk benih bawang putih, serta teknologi terapan pengolahan tepung telur ayam.
Zainal menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya penyempurnaan proposal, khususnya pada kejelasan fokus teknologi, efektivitas anggaran, serta potensi replikasi dan diseminasi ke pengguna akhir.
Melalui kegiatan ini, BRMP Pascapanen menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi teknologi pascapanen yang adaptif dan modern guna mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha pertanian.(bur).