Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan Jadi Agenda Aksi Permata

Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan Jadi Agenda Aksi Permata

Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan Jadi Agenda Aksi Permata

Makassar, BBI.CO.ID-Persatuan Majelis Taklim sekelurahan Parangtambung dan Bontoduri, menggelar Pengajian rutin berpusat di Majelis Taklim Masjid Anny Mujahidah Rasunnah, Ahad (11/1/2026). dengan Penceramah Dr.H.Ashar Tamanggong, M.A. 

Ashar Tamanggong membedah pentingnya perpustakaan di setiap masjid, sebagai wujud nyata literasi masjid mencerdaskan umat.

" Sebaiknya di setiap masjid hadir ruang baca perpustakaan yang memanfaatkan membaca sembari menunggu waktu shalat. Daripada main handphone, lebih baik mengambil buku lalu membaca sembari menunggu waktu shalat tiba" kata Ashar Tamanggong di depan ratusan jamaah majelis taklim yang hadir.

Ashar juga berharap agar setiap anggota majelis taklim membeli satu judul buku kemudian diwakafkan untuk perpustakaan masjid. 

Hadir anggota DPRD kota Makassar Adi Akbar, Ketua Permata Parangtambung Hj.Suriati, Ketua RW sekelurahan Parangtambung, Ketua Tim Penggerak PKK Parangtambung, Ketua Masjid Anny H.Andi Hasli, S.Sos.

Tokoh Literasi dan Penggerak Nasional Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan Pengurus Pusat IKA BKPRMI dan Perpustakaan Nasional Bachtiar Adnan Kusuma, menyampaikan pentingnya literasi masjid sebagai parameter kemajuan suatu bangsa, kota dan kabupaten. 

Menurut Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, Literasi masjid penting sebagai pintu awal mencerdaskan umat Islam. Kalau saja setiap masjid memiliki perpustakaan, berikutnya hadir umat Islam yang melek literasi.

Karena itu, Bachtiar Adnan Kusuma mengajak Permata berkolaborasi bersinergi dengan pihaknya menghadirkan perpustakaan di setiap masjid yang ada di kelurahan Parangtambung dan Bontoduri.

" Kita mulai dari sembilan RW yang memiliki masjid dan mushallah kita gerakkan agar hadir perpustakaan masjid di Parangtambung dan Bontuduri" kata Bachtiar Adnan Kusuma yang juga Kepala Badan Nasional Literasi IKA BKPRMI dan mantan ketua LPM terbaik 1 kota Makassar ini. 

Sementara anggota DPRD Makassar, Adi Akbar berharap Pemerintah Kota Makassar tidak hanya menganggarkan event-event yang ada di Makassar, tapi penting juga memberi anggaran besar kepada majelis taklim, remaja masjid setiap menggejar kegiatan kolosal keumatan. 

Selain itu, Adi Akbar bergharap kedepan ada lahir Perda tentang majelis taklim dan kegiatan-kegiatan kemasjidan.

Persatuan Majelis Taklim sekelurahan Parangtambung dan Bontoduri, menggelar Pengajian rutin berpusat di Majelis Taklim Masjid Anny Mujahidah Rasunnah, Minggu Tgl 11 Januari 2026 dengan Penceramah Dr.H.Ashar Tamanggong, M.A. 

Ashar Tamanggong membedah pentingnya perpustakaan di setiap masjid, sebagai wujud nyata literasi masjid mencerdaskan umat.

" Sebaiknya di setiap masjid hadir ruang baca perpustakaan yang memanfaatkan membaca sembari menunggu waktu shalat. Daripada main handphone, lebih baik mengambil buku lalu membaca sembari menunggu waktu shalat tiba" kata Ashar Tamanggong di depan ratusan jamaah majelis taklim yang hadir.

Ashar juga berharap agar setiap anggota majelis taklim membeli satu judul buku kemudian diwakafkan untuk perpustakaan masjid. 

Hadir anggota DPRD kota Makassar Adi Akbar, Ketua Permata Parangtambung Hj.Suriati, Ketua RW sekelurahan Parangtambung, Ketua Tim Penggerak PKK Parangtambung, Ketua Masjid Anny H.Andi Hasli, S.Sos.

Tokoh Literasi dan Penggerak Nasional Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan Pengurus Pusat IKA BKPRMI dan Perpustakaan Nasional Bachtiar Adnan Kusuma, menyampaikan pentingnya literasi masjid sebagai parameter kemajuan suatu bangsa, kota dan kabupaten. 

Menurut Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, Literasi masjid penting sebagai pintu awal mencerdaskan umat Islam. Kalau saja setiap masjid memiliki perpustakaan, berikutnya hadir umat Islam yang melek literasi.

Karena itu, Bachtiar Adnan Kusuma mengajak Permata berkolaborasi bersinergi dengan pihaknya menghadirkan perpustakaan di setiap masjid yang ada di kelurahan Parangtambung dan Bontoduri.

" Kita mulai dari sembilan RW yang memiliki masjid dan mushallah kita gerakkan agar hadir perpustakaan masjid di Parangtambung dan Bontuduri" kata Bachtiar Adnan Kusuma yang juga Kepala Badan Nasional Literasi IKA BKPRMI dan mantan ketua LPM terbaik 1 kota Makassar ini. 

Sementara anggota DPRD Makassar, Adi Akbar berharap Pemerintah Kota Makassar tidak hanya menganggarkan event-event yang ada di Makassar, tapi penting juga memberi anggaran besar kepada majelis taklim, remaja masjid setiap menggejar kegiatan kolosal keumatan. 

Selain itu, Adi Akbar bergharap kedepan ada lahir Perda tentang majelis taklim dan kegiatan-kegiatan kemasjidan.(bur)