Pimpin Morning Briefing, Kepala Karantina Sulsel Tekankan Integritas sebagai Fondasi Kinerja

Pimpin Morning Briefing, Kepala Karantina Sulsel Tekankan Integritas sebagai Fondasi Kinerja

Makassar, BBI.CO ID— Karantina Sulawesi Selatan menggelar kegiatan morning briefing sebagai pengganti apel pagi rutin akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Kegiatan berlangsung di Aula Mabudatora, Senin (19/01), dan dipimpin langsung oleh Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah.

Dalam arahannya, Sitti Chadidjah menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak diukur dari pencitraan atau tampilan luar, melainkan dari konsistensi dalam bekerja secara jujur, sederhana, dan berintegritas. Ia secara tegas mengingatkan seluruh pegawai untuk menjauhi perilaku flexing dan mengedepankan sikap rendah hati dalam setiap aktivitas kedinasan.

“Kita diminta untuk berkontribusi positif terhadap organisasi dengan bekerja sesuai Renstra dan aturan yang berlaku. Namun yang tidak kalah penting, saya mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga integritas, bersikap sederhana, dan tidak flexing dalam bentuk apa pun. Kepercayaan publik dibangun dari perilaku yang patut dan profesional, bukan dari pamer pencapaian pribadi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap pola kinerja terbaru yang ditetapkan oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin), seraya mengajak seluruh pegawai untuk fokus pada hasil kerja yang berdampak nyata bagi organisasi dan masyarakat, bukan pada eksposur pribadi.

Selain itu, Kepala Karantina Sulsel turut membawa pesan perubahan budaya kerja yang lebih peduli lingkungan. Ia mengimbau seluruh pegawai untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membiasakan membawa botol minum sendiri atau tumbler sebagai wujud tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Arahan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kepala Badan Karantina Indonesia dalam mendorong budaya kerja yang berkelanjutan, sederhana, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh pegawai mampu mengimplementasikan pola kinerja baru secara konsisten, menjunjung tinggi nilai integritas, menghindari perilaku flexing, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab demi menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(bur)