TEKAD Lebih Baik
Syamril Al Bugisyi
Rektor ITB Kalla
Kita telah memasuki tahun 2026. Setiap awal tahun muncul harapan agar tahun 2026 lebih baik dari tahun 2025. Ada 5 kunci yang dapat disingkat dalam kata TEKAD.
Mari kita bahas satu persatu. Kunci pertama yaitu tujuan dan target. Ibarat perjalanan, harus jelas dulu tujuannya ke mana. Tujuan menjadi penuntun perjalanan agar arahnya benar. Arah dulu baru kecepatan. Buat apa cepat tapi salah arah.
Agar tujuan lebih jelas perlu ada target dengan indikator yang jelas. Tujuan dan target bisa dirumuskan seperti berikut:"tahun 2026 saya ingin menjalani hidup dengan lebih baik. Menjadi lebih rajin, lebih sabar, lebih taat, lebih hemat, lebih komunikatif, lebih produktif, lebih penyayang, dan lebih sehat.
Kunci kedua yaitu eksekusi dan energi. Agar mimpi menjadi kenyataan, tujuan dan target dapat tercapai maka perlu eksekusi. Tentu didahului dengan rencana dan strategi implementasi yang jelas langkah dan waktu pelaksanannya. Prinsip eksekusi yaitu mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai dari saat ini. Ibarat mobil mulai dari gigi satu, temukan irama dan ritme dan terus melaju hingga gigi empat.
Tentu saja eksekusi butuh energi. Seperti halnya kendaraan, butuh bahan bakar sebagai sumber energi. Manusia juga butuh energi fisik dan non fisik. Fisik melalui nutrisi. Non fisik berupa energi intelektual, emosional, sosial dan spiritual. Energi non fisik diperoleh melalui proses belajar ilmu dan keterampilan baru, latihan mengelola emosi, pergaulan yang lebih luas, dan ibadah yang lebih khusyu.
Kunci ketiga yaitu konsistensi dan kolaborasi. Tujuan dan target sudah jelas. Eksekusi sudah jalan dan energi juga tersedia. Tidak menjamin pasti berhasil. Butuh konsistensi untuk terus menerus untuk menjalankan apa yang direncanakan. Dalam perjalanan sering ada kendala dan hambatan. Bisa juga muncul rasa bosan. Konsistensi menjadi solusi agar semangat tetap membara.
Agar konsistensi terjaga butuh kerja sama atau kolaborasi. Orang bijak mengatakan "jika engkau ingin jalan cepat jalan berjalanlah sendirian. Jika engkau jalan jauh maka berjalanlah bersama-sama". Perjuangan meraih impian, tujuan dan target adalah perjalanan yang jauh. Kolaborasi selain memudahkan dalam mengatasi masalah, juga menjaga motivasi agar terus menyala.
Kunci keempat yaitu awasi dan lakukan aksi perbaikan. Pengawasan bisa dilakukan secara mandiri dari diri sendiri maupun melibatkan pihak eksternal. Pengawasan bertujuan untuk memastikan eksekusi berjalan sesuai rencana, on the track, on time, on budget, on spesification. Dibutuhkan kedisiplinan dan ketekunan agar pengawasan berjalan dengan baik.
Jika ditemukan ada penyimpangan, hambatan, masalah baru dan lain sebagainya maka segera lakukan aksi perbaikan. Lakukan problem identification sebelum corrective action. Identifikasi masalah, lalu aksi perbaikan. Dasarkan root cause analysis atau analisis akar masalah. Harapannya aksi perbaikan yang dilakukan efektif dan efisien.
Kunci kelima yaitu dorongan dan do'a. Dorongan untuk menjaga semangat. Dapat diperoleh dari diri sendiri dan orang lain. Semangat kadang naik turun dipengaruhi oleh internal dan eksternal. Untuk itu butuh kontemplasi dan kalibrasi motivasi. Meneguhkan kembali grand why agar menjalankan sesuatu dengan penuh kesadaran.
Terakhir tentu saja butuh do'a. Manusia berusaha Allah yang menakdirkan. Manusia merencanakan, Allah yang menentukan. Do'a dibutuhkan agar apa yang direncanakan, dijalankan dan hasilnya sesuai harapan.
Itulah lima kunci sukses di tahun 2026. Dapat disingkat dalam kata TEKAD yaitu tujuan & target, eksekusi & energi, konsistensi & kolaborasi, awasi & aksi perbaikan, dorongan & do'a. Selamat berjuang menjadi lebih baik di 2026.
Makassar, 5 Januari 2026