Pelantikan DPW DRKI Sulsel: Momentum Kembalikan Kejayaan Rempah Sulawesi Selatan

Pelantikan DPW DRKI Sulsel: Momentum Kembalikan Kejayaan Rempah Sulawesi Selatan

Makassar, BBI.CO.ID— Dewan Rempah Kejayaan Indonesia (DRKI) secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Wilayah DRKI Sulawesi Selatan dalam sebuah acara yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Kembalikan Kejayaan Rempah Sulawesi Selatan”. Pelantikan dilakukan langsung Sekretaris Jenderal DPP DRKI, Dra. Apt. Nuning S. Barwa., M.BA.

Dalam sambutannya, Sekjend DPP DRKI menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mengawal dan mensupport pengembangan rempah Nusantara agar mampu bersaing di kancah global.

Ia menekankan bahwa secara historis Indonesia dikenal sebagai Raja Rempah Dunia, sehingga kebangkitan rempah harus menjadi agenda bersama yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan petani.

Ketua DRKI Sulawesi Selatan, Dr. Hj. A. Nurhidayati Zainuddin, M.Si, menyampaikan bahwa Sulsel memiliki potensi rempah yang sangat besar dan harus menjadi contoh nasional dalam pengembangan hilirisasi rempah.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat rantai nilai rempah dari hulu hingga hilir. Dalam waktu dekat, DRKI Sulsel akan melakukan roadshow ke berbagai kabupaten/kota untuk mengukuhkan pengurus daerah DRKI se-Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Tenaga Ahli Bidang Ekonomi Wakil Gubernur Sulsel, Dr. Since Erna Lamba, menyatakan kesiapan Pemprov Sulsel untuk berkolaborasi dengan DRKI Wilayah Sulsel dalam membangkitkan kejayaan rempah dari Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya petani rempah.

“Petani sejahtera, pemerintah bahagia. Itu berarti pemerintah berhasil,” ujarnya.

Acara pelantikan dan seminar nasional ini dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari perwakilan kepala dinas pertanian dan perkebunan, pelaku usaha, praktisi, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai daerah.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, menandakan besarnya harapan terhadap kebangkitan sektor rempah sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah dan nasional.(bur)